PRESS RELEASE SEKOLAH ADVOKASI
Bidang Advokasi 2025
Sekolah Advokasi merupakan program strategis yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Yogyakarta melalui bidang advokasi dan sebagai upaya meningkatkan kapasitas advokasi, memperluas wawasan, serta menumbuhkan kesadaran kritis mahasiswa dalam memahami berbagai persoalan akademik dan non-akademik di lingkungan kampus. Dengan mengusung tema “Menumbuhkan Kesadaran Kritis dalam Membangun Gerakan Advokasi yang Progresif dan Solutif”, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan serta memberikan pemahaman kepada mahasiswa aktif mengenai hak, kewajiban, dan mekanisme penyampaian aspirasi di perguruan tinggi. Selain itu, kegiatan ini menjadi media pembelajaran penting bagi mahasiswa untuk memahami alur penyelesaian masalah, teknik komunikasi persuasif, manajemen opini publik, serta penyusunan kajian sebagai dasar perumusan solusi atas isu-isu kemahasiswaan.
Rangkaian Sekolah Advokasi 2025 terdiri dari dua bagian, yaitu Sekolah Advokasi Internal dan Sekolah Advokasi Eksternal. Rangkaian pertama, Sekolah Advokasi Internal dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2025 di Ruang Seminar Fakultas Teknologi Mineral dan Energi. Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua BEM Fakultas Pertanian, serta Dekan Fakultas Pertanian yang menegaskan pentingnya peningkatan kualitas advokasi mahasiswa di tingkat fakultas. Sesi materi pertama disampaikan oleh Bapak Wandi Syahputra dari LBH Yogyakarta yang membahas secara komprehensif mengenai dasar-dasar advokasi, urgensi advokasi dalam kehidupan kampus, ruang lingkup penyelesaian kasus di tingkat jurusan hingga universitas, teknik komunikasi persuasif, prinsip negosiasi dan mediasi, serta penerapan win-win solution dalam penyelesaian persoalan mahasiswa. Materi kedua dipaparkan oleh Bapak Januardi Husain dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta yang menekankan pentingnya manajemen opini publik dalam mendukung keberhasilan advokasi, terutama dalam membangun narasi yang tepat dan memengaruhi persepsi publik secara strategis. Kedua sesi materi berlangsung interaktif dan disertai diskusi dua arah antara peserta dan pembicara sehingga peserta dapat memahami permasalahan advokasi kampus secara lebih mendalam. Kegiatan internal diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi rangkaian acara.
Rangkaian kedua, yaitu Sekolah Advokasi Eksternal, dilaksanakan pada tanggal 5 September 2025 dan diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa aktif Fakultas Pertanian. Kegiatan ini menghadirkan jajaran pimpinan fakultas sebagai pemateri, antara lain Dekan Fakultas Pertanian Dr. Ir. Budi Widayanto, M.Si., Wakil Dekan I Dr. Eko Amiadji Julianto, S.P., M.P., Wakil Dekan III Dr. Ir. Nanik Dara Senjawati, M.P., serta Dr. Dwi Aulia Puspitaningrum, S.P., M.P. Pada kegiatan ini, mahasiswa diberikan pemahaman secara rinci mengenai hak-hak yang mereka miliki sebagai bagian dari civitas akademika seperti hak atas pelayanan akademik yang berkualitas, akses terhadap fasilitas kampus, hak menyampaikan pendapat, serta kewajiban-kewajiban akademik dan non-akademik yang perlu dipenuhi selama menjalani perkuliahan. Sesi tanya jawab berlangsung sangat interaktif, ditandai dengan penyampaian berbagai isu dan kendala yang dihadapi mahasiswa selama menjalankan kegiatan akademik. Pihak fakultas memberikan tanggapan secara langsung dan terbuka sehingga tercipta suasana dialog yang produktif dan membangun. Interaksi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan pihak birokrasi fakultas.
Melalui rangkaian kegiatan Sekolah Advokasi 2025, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih matang mengenai konsep dan praktik advokasi, mampu berpikir kritis serta responsif terhadap permasalahan kampus, serta memiliki keterampilan komunikasi dan negosiasi yang diperlukan untuk menyampaikan aspirasi secara konstruktif. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat budaya advokasi di Fakultas Pertanian, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan pihak fakultas dalam menciptakan lingkungan akademik yang inklusif, suportif, dan berkeadilan. Sekolah Advokasi menjadi langkah konkret BEM Fakultas Pertanian dalam membangun gerakan advokasi yang progresif, solutif, dan berkelanjutan demi terwujudnya kesejahteraan mahasiswa serta peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Yogyakarta.
Melalui rangkaian kegiatan Sekolah Advokasi 2025, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih matang mengenai konsep dan praktik advokasi, mampu berpikir kritis serta responsif terhadap permasalahan kampus, serta memiliki keterampilan komunikasi dan negosiasi yang diperlukan untuk menyampaikan aspirasi secara konstruktif. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat budaya advokasi di Fakultas Pertanian, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan pihak fakultas dalam menciptakan lingkungan akademik yang inklusif, suportif, dan berkeadilan. Sekolah Advokasi menjadi langkah konkret BEM Fakultas Pertanian dalam membangun gerakan advokasi yang progresif, solutif, dan berkelanjutan demi terwujudnya kesejahteraan mahasiswa serta peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Yogyakarta.
Komentar
Posting Komentar